Keberuntungan Memiliki Bening Hati
Adapun bentuk latihan diri yang dapat kita lakukan untuk menggapai bening hati ini adalah Menilai kekurangan atau keburukan diri. Patut diketahui bahwa bagaimana mungkin kita akan mengubah diri kalau kita tak tahu apa-apa yang harus kita ubah bagaimana mungkin kita memperbaiki diri kalau kita tak tahu apa yg harus diperbaiki. Maka hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan bersungguh-sungguh untuk belajar jujur mengenal diri sendiri dengan cara Memiliki waktu khusus untuk tafakur.
Setiap ba’da shalat kita harus mulai berpikir; saya ini sombong atau tidak? Apakah saya ini riya atau tidak? Apakah saya ini orang takabur atau tidak? Apakah saya ini pendengki atau bukan? Belajarlah sekuat tenaga untuk mengetahui diri ini sebenarnya. Kalau perlu buat catatan khusus tentang kekurangan-kekurangan diri kita {tentu saja tak perlu kita beberkan pada orang lain}. Ketahuilah bahwa kejujuran pada diri ini merupakan modal yang teramat penting sebagai langkah awal kita untuk memperbaiki diri kita ini Memiliki partner.
Kawan sejati yang memiliki komitmen untuk saling mengkoreksi semata-mata untuk kebaikan bersama yang memiliki komitmen untuk saling mewangikan mengharumkan memajukan dan diantara menjadi cermin bagi satu yang lainnya. Tidak ada yg ditutup-tutupi. Tentu saja dengan niat dan cara yang benar jangan sampai malah saling membeberkan aib yg akhir terjerumus pada fitnah. Partner ini bisa istri suami adik kakak atau kawan-kawan lain yang memiliki tekad yg sama untuk mensucikan diri. Buatlah prosedur yg baik jadwal berkala sehingga selain mendapatkan masukan yang berharga tentang diri ini dari partner kita kita juga bisa meni’mati proses ini secara wajar.